Segampang Itu! Ini Cara Memindahkan Aplikasi Ke Kartu SD Loh

by Christian Wiranata
0 comment

Perbedaan utama yang membedakan smartphone dengan handphone jadul adalah kemampuannya dalam menjalankan berbagai jenis aplikasi. Kamu bisa menemukan game seru, aplikasi perkantoran, ataupun berbagai perangkat lunak lain yang membuat fungsi smartphone tidak kalah canggih dibandingkan komputer. Hanya saja, keterbatasan memori internal kerap menjadi halangan ketika ingin menginstal aplikasi atau game terbaru. 

Permasalahan ini menjadi problem yang sering dihadapi oleh pemilik handphone murah atau keluaran lama. Produk keluaran lawas atau smartphone murah, mempunyai memori internal yang relatif sangat minim, berkisar antara 8 GB hingga 32 GB. Situasinya berbeda dibandingkan smartphone keluaran terbaru yang dijual dengan harga lebih mahal, bermemori internal besar mulai dan bahkan mencapai 512 GB. 

Kabar baiknya, masalah keterbatasan memori internal itu dapat kamu atasi dengan cara memindah aplikasi ke kartu SD. Cara ini memungkinkan kamu untuk menghemat sarana penyimpanan saat menginstal aplikasi atau game terbaru. Kamu pun bisa menggunakan 2 cara sederhana untuk melakukannya. 

Pilihan Cara Memindah Aplikasi ke Kartu SD

Metode yang pertama dapat kamu lakukan tanpa harus mengunduh aplikasi tertentu dari Google Play. Kamu cukup memanfaatkan fitur atau aplikasi bawaan yang sudah terinstal di smartphone. Ada dua metode yang dapat kamu coba, yakni: 

Mengatur Kartu SD Sebagai Tempat Penyimpanan Utama

  • Pastikan kartu sd kalian tidak rusak dan dapat terdeteksi dengan baik! Jika rusak, kalian dapat membelinya melalui situs marketplace seperti tokopedia dan shopee.
  • Pastikan kalau kartu SD sudah terdeteksi oleh sistem operasi smartphone. Kalau belum terbaca, kamu dapat membersihkan slot kartu SD di smartphone terlebih dahulu. 
  • Buka menu pengaturan dan masuk ke opsi penyimpanan, yang memiliki tanda 3 garis horizontal. Selanjutnya, kamu dapat memilih opsi setelan penyimpanan atau pengaturan penyimpanan. 
  • Setelahnya, kamu dapat memilih menu format SD card. Sebelum memulai proses pemformatan, pastikan kamu menggunakan opsi format sebagai penyimpanan internal. Tunggu format selesai. 
  • Selama proses format, jangan memindah kartu SD, reset smartphone, atau mematikannya secara paksa. 
  • Ketika proses format selesai, terdapat opsi pindahkahkan sekarang. Tujuannya untuk memindahkan penyimpanan aplikasi secara otomatis dari memori internal ke kartu SD. 
  • Proses pemindahan selesai. 

Menggunakan Manajemen Aplikasi

Selain itu, kamu dapat pula menggunakan cara memindah aplikasi ke kartu SD memakai File Manager. Cara ini relatif lebih mudah, yakni: 

  • Buka menu pengaturan atau setting pada smartphone
  • Pilih opsi manajemen aplikasi. Pada bagian ini, kamu akan menemukan daftar aplikasi yang terinstal di smartphone
  • Tentukan aplikasi yang akan dipindah menuju ke kartu SD. 
  • Setelah itu, kamu akan menemukan tombol bertuliskan Change atau Ubah pada layar.
  • Selanjutnya, pindahkan lokasi penyimpanan aplikasi dari memori internal menuju kartu SD dengan menekan tombol Move atau Pindah. 
  • Proses pemindahan aplikasi dari memori internal ke kartu SD selesai. 

Hal yang Harus Diperhatikan saat Mencoba Cara Memindah Aplikasi ke Kartu SD

Cara memindah aplikasi ke kartu SD memang memberi keuntungan karena bisa menghemat pemakaian memori internal smartphone. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika memakai fitur ini, yaitu: 

  1. Tak bisa dijalankan pada semua jenis smartphone Android. Pada beberapa tipe handphone, kamu akan menemukan bahwa tidak ada tombol Ubah atau Change saat ingin memindahkan aplikasi ke kartu SD menggunakan Manajemen Aplikasi. Tidak adanya tombol tersebut merupakan indikasi bahwa smartphone kamu tidak mendukung fitur ini. 
  2. Tingkat kecepatan pembacaan dan penulisan data di kartu SD relatif lebih lambat dibandingkan memori internal. Tak menutup kemungkinan aplikasi akan berjalan lebih lambat setelah dipindahkan ke kartu SD

Oleh karenanya, kamu perlu memilih kartu SD berkualitas dan berkecepatan tinggi. Pertimbangkan untuk memakai kartu SD Class 10, UHS-1, atau UHS-3 untuk mendapatkan performa terbaik. 

Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa kartu SD yang akan dibeli cocok dengan smartphone. Kamu perlu tahu bahwa tidak semua jenis kartu SD sesuai dengan spesifikasi handphone Android. Jadi, jangan sampai salah beli, ya!

  1. Pada kasus tertentu, tidak keseluruhan data aplikasi bisa dipindahkan ke kartu SD. Hal ini terjadi ketika kamu ingin memindahkan game atau aplikasi yang berukuran besar. Contohnya adalah Asphalt 8. Saat melakukan pemindahan, kamu akan menjumpai data yang terpindah ke kartu SD hanya 64 MB. Sementara itu, sisa data lainnya sebanyak 1,4 GB masih tersimpan di memori internal. 
  2. Seluruh data pada kartu SD yang diformat menjadi memori internal akan hilang secara penuh. Selain itu, kartu SD tersebut juga tidak akan dapat digunakan pada perangkat lain kecuali harus melalui proses format ulang. 
  3. Jangan sekali-kali memindahkan kartu SD yang digunakan sebagai penyimpan aplikasi dari smartphone. Kalau hal ini terjadi, aplikasi yang telah dipindahkan bakal tidak bisa dijalankan kembali. 

Nah, itulah cara memindahkan aplikasi ke kartu SD sebagai upaya menghemat pemakaian memori internal smartphone. Cara ini sangat efektif kalau kamu ingin memaksimalkan penggunaan handphone Android murah. Cara ini juga bisa dipakai ketika temanmu ingin meminta data aplikasi game kamu loh! Selain itu kamu juga dapat mencoba cara mengirim aplikasi lewat bluetooth juga!

Semoga bermanfaat, ya!

Related Posts

Leave a Comment